Jumat, 09 September 2011

Masjid-Masjid di Negara Sekuler

Kaligrafi menghiasi eternit dan dinding atas di masjid-masjid Jerman. Desain ruangan dan kaligrafi itu dikerjakan dengan profesional. Ayat-ayat dari Al-Qur’an dan warna-warna cerah menjadikan perpaduan desain dan kaligrafi yang enak dipandang mata. Pameran foto bertajuk Mosques in Germany ini memperlihatkan bangunan masjid yang minoritas di tengah masyarakat Kristen Jerman.

Ya, puluhan foto masjid, pusat kajian kebudayaan Islam, dan lingkungannya karya Wilfried Dechau, fotografer Jerman, yang terse-bar di berbagai kota Jerman dipamerkan Goethe Institute Indonesia, 1-14 April lalu. Di Aula Nurcholish Madjid Universitas Paramadina Jakarta, masjid-masjid dengan desain indah, muslim yang sedang salat, perempuan berjilbab, dan pemandangan di sekitarnya menghadirkan sisi lain negeri Jerman.

Wilfried Dechau yang pernah menjadi pemimpin redaksi majalah arsitektur di Jerman memusatkan lensanya pada foto-foto arsitektur, bangunan, dan potret. Ia mengambil sudut-sudut yang memudahkan kita mengidentifikasi obyek yang ia bidik.

Lihatlah sebuah foto di dekat perempatan jalan Mannheim. Foto bertajuk Yavuz Sultan Selim Masque Opposite The Catholic Churc of our Lady. Keduanya hanya dipisahkan jalan raya. Keduanya mengangkat simbol kubah dan salib yang tinggi sama. Wilfried hendak menunjukkan bahwa masjid di negeri yang banyak gerejanya bukanlah persoalan. Keduanya hidup berdampingan dan saling menghargai. Sebab, diakui atau tidak pemeluk Islam di negara-negara Eropa populasinya terus meningkat.

Foto di Penzburg bertajuk In The Womens Gallery memperlihatkan beberapa perempuan berjilbab sedang duduk di salah satu ruang masjid yang khusus untuk perempuan. Dengan bagus, Wilfried menunjukkan bahwa jilbab menjadi identitas global yang dipakai oleh perempuan muslim di berbagai negara. Lewat jilbab ia berbicara tentang kebudayaan pakaian dan tata busana ala Islam.

Di Bandung, Goethe Institute Indonesia juga menggelar pameran bertajuk Berbagai Aspek Fotografi Jerman Masa Kini di Galeri Soemardja ITB, 7-25 April. Tiga fotografer Jerman, Susanne Brugger, Thomas Demand, dan Heidi Specker, memamerkan belasan karya mereka. Thomas Demand memotret obyek-obyek desain interion ruangan, Susanne menjepret tata bangunan di kota-kota besar Jerman dalam format hitam putih. n ANH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sponsor