Jumat, 09 September 2011

Eksplorasi Cat Air dan Tubuh

Berniat untuk kembali menengok dan merayakan karya lukis dengan medium berbasis cat air, galeri Phthalo menggelar pameran bertajuk, “In Search of Soul”. Pameran ini akan digelar 28 Mei-28 Juni.

Terlibat dalam pameran ini perupa Elia Aryanus, Saepul Bahri, Umi Madyanto, dan Maya Suharnoko. Tema “In Search of Soul” sendiri diambil tuturan bahwa seni merefleksikan tentang “pikiran-pikiran” jiwa sang pelukisnya. Keempat perupa yang terlibat dalam pameran ini sendiri memiliki cara berbeda untuk menafsirkan pencarian-pencarian tentang apa yang dimaknai sebagai gambran tentang jiwa.

Di pameran ini tubuh menjadi dieksplorasi sedemikian rupa dan beragam digambarkan. Kenapa tubuh? Sejarah lama bangsa Yunani, mempercayai konsep eksposisi ketelanjangan tubuh manusia memiliki makna ganda, yakni simbol jiwa yang telanjang, sekaligus ketepatan dan keprimaan detailitas sebuah objek seni.

Simak karya Saepul Bahri, Epul yang dalam karya-karyanya memang kerap mengeksplorasi tubuh, menggambarkan sosok tubuh yang patah-patah atau abstraktif. Tubuh pada lukisan Epul bukanlahlah ketelanjangan yang penuh.

Berbeda dengan Epul, Elia Aryanus dalam karyanya tampak lebih menyukai keletanjang yang penuh. Elia dalam karyanya tidak menggambarkan tubuh yang utuh, namun hadir dalam sepenggal kesan tubuh perempuan. Objek yang seolah soliter itu, dilukiskan dalam panggung terbuka dan tetap dengan ketelanjangan.

Pengunaan cat air sebagai medium dalam pengeksplorasian tubuh memang terasa memberikan kesan tersendiri. Tubuh pada karyakarya di pameran terasa tampil lebih bebas dan lentur dalam ketelanjangannya. n HP

5 komentar:

  1. itu poto atau lukisan??

    BalasHapus
  2. itu lukisan yang bagus!!!

    BalasHapus
  3. klo saya bisa aca gambar itu pasti lebih terpukau lagi

    BalasHapus

Sponsor